Hari Penglihatan Sedunia 2020

Tunanetra di Indonesia diperkirakan berjumlah sekitar 1,5% dari total jumlah penduduk, atau sekitar 4 juta orang. Hanya 1% dari total penyandang disabilitas yang bekerja di sektor formal. Mayoritas tunanetra bekerja di sektor informal seperti tukang pijat, pedagang, musisi, dan guru. Jumlah penyandang tunanetra yang dapat mengakses pendidikan tinggi diperkirakan berada di bawah 500 orang.
Seorang lelaki low vision mengoperasikan smartphonenya.

Tunanetra di Indonesia diperkirakan berjumlah sekitar 1,5% dari total jumlah penduduk, atau sekitar 4 juta orang. Hanya 1% dari total penyandang disabilitas yang bekerja di sektor formal. Mayoritas tunanetra bekerja di sektor informal seperti tukang pijat, pedagang, musisi, dan guru. Jumlah penyandang tunanetra yang dapat mengakses pendidikan tinggi diperkirakan berada di bawah 500 orang.

Kendala-kendala yang tunanetra hadapi di Indonesia adalah:

  1. Banyak kampus di Indonesia yang belum mengadopsi Peraturan Mennristekdikti Nomor 46 Tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus di Perguruan Tinggi;
  2. Minim inisiatif dari pemangku kebijakan kampus untuk menyediakan layanan inklusif di perguruan tinggi dan hanya mempertimbangkan jumlah pengguna layanan daripada keberadaan mereka untuk diberi kesempatan yang sama.

Saat pandemi Covid-19, pendidikan inklusif dan penyandang disabilitas pun terdampak. Tunanetra merupakan kelompok penyandang disabilitas yang terhalang kesempatannya untuk mengakses informasi dan bahan belajar yang inklusif.

They need their access to higher education! We need to provide opportunity and support system! Make blind and visually impaired count!

Selamat Hari Penglihatan Sedunia 2020

Leave a Reply

%d bloggers like this: