Young Advocates

With the support of the Australia-Indonesia Institute in 2020 and 2021, Indonesian and Australian disability advocates and researchers learned together about promoting  inclusion consistent within the principles enshrined by the United Nations Convention on the Rights of People with Disabilities.

Adinda Aqmarina Toriq

Guru di Cendekia Leardership School.

    Akrim Ilma Mufidah

    Guru SLB C Negeri Tulungagung; alumni Universitas Negeri Malang; Sejak kuliah fokus terhadap pendidikan kepada penyandang disabilitas.

      Alfrida Hermawati

      Aktif di Disabled Care Community Universitas Muhammadiyah Jakarta (DCC UMJ).

        Anilda Rosmala

        Guru di Sekolah Luar Biasa Negeri Wonomulyo; Aktif di Konekin Indonesia.

          Annisa Anggraini

          Guru di SLB BCD Nusantara Depok. Ia banyak mendalami isu Tuli dan pendidikan Tuli.

            Apriani Imani Putri

            Guru SLB Kutai Kartanegara Tenggarong Kalimantan Timur

                Bagus Bharata

                Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Ia fokus terhadap kajian hak penyandang disabilitas dan kebijakan inklusi.

                  Budi Cahyono

                  Guru di SDN 4 Krebet Ponorogo; Tim Pokja Pendidikan Inklusif di Jawa Timur dan Kabupaten Ponorogo.

                    Dian Ayu Puspitaningrum

                    Aktif di Wahana Keluarga Cerebral Palsy. Ia juga bekerja di Telekom Yogyakarta.

                      Edi Suwanto

                      STAI Al-Jawami, Bandung

                          Hamidatul Ulfa Ambami

                          Guru di SD Negeri 3 Tamansatriyan Tirtoyudo Malang

                            Ika Setiyawati

                            Guru di Madrasah Ibtidaiyyah Keji, Ungaran, Jawa Tengah; Pegiat pendidikan inklusif di madrasah.

                              Indra Amsal

                              Guru di SLB Negeri Bireuen, Daerah Istimewa Aceh.

                                Jenince Magi Talo

                                Guru di SLB Negeri Waikabubak

                                  Lana Pratiwi Rukmana S

                                  Guru di SDN Sidodadi 2 Surabaya; Menekuni pendidikan inklusi.

                                    Linda Martavia Lestari

                                    Guru di SDN Bendul Merisi 408, Surabaya, Jawa Timur.

                                        Lisfatul Fatinah

                                        Ia bekerja di London School Centre for Autism Awareness. Ia sangat tertarik terhadap kampanye inklusi, kolaborasi antar komunitas, dan penelitian.

                                            Muhammad Ilham Yahya

                                            Guru SD Muhammadiyah Manyar Gresik

                                              Nila Afitri Nurisani

                                              Guru di Madrasah Ibtidaiyyah Keji, Ungaran, Jawa Tengah

                                                Nur Alfi Maula Devi

                                                Sebagai guru di SMA Muhammadiyah 1 Malang, ia fokus terhadap pengembangan pendidikan inklusif di Indonesia.

                                                  Oriana Tamara

                                                  Guru di SD YPPSB 2 Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Tengah

                                                    Ovitri Yundasari

                                                    Guru di SLBN 1 Mukomuko

                                                      Rosse Susilawaty Hernawan

                                                      Guru SLB Noor Rakhmah Kota Bandung

                                                        Sri Riska Ade Permana Sari

                                                        Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya