{"id":5965,"date":"2024-03-15T13:58:24","date_gmt":"2024-03-15T06:58:24","guid":{"rendered":"https:\/\/aidran.org\/?p=5965"},"modified":"2024-03-19T15:03:50","modified_gmt":"2024-03-19T08:03:50","slug":"siaran-pers-program-akses-digital-indonesia-inggris-tingkatkan-aksespendidikan-berkualitas-bagi-siswa-penyandang-disabilitas-di-indonesia-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aidran.org\/id\/siaran-pers-program-akses-digital-indonesia-inggris-tingkatkan-aksespendidikan-berkualitas-bagi-siswa-penyandang-disabilitas-di-indonesia-timur\/","title":{"rendered":"Siaran Pers: Program Akses Digital Indonesia-Inggris Tingkatkan Akses Pendidikan Berkualitas Bagi Siswa Penyandang Disabilitas di Indonesia Timur"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedutaan Besar Inggris Jakarta, melalui Program Akses Digital Indonesia-Inggris dan<br>berkolaborasi dengan mitra lokal AIDRAN (Yayasan Advokasi Inklusi Disabilitas dan Riset Aksi<br>Network), telah menyelesaikan sebuah proyek penelitian tentang peran inklusi digital dalam<br>mendukung peningkatan akses pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Pemerintah Inggris mengeluarkan Rp 1,3 miliar (\u00a366,164) untuk mendanai proyek penelitian<br>berdurasi delapan bulan bertajuk \u2018Move It 2023: Promoting Digital Inclusion to Enhance Access<br>to Quality and Accessible Education for Students with Disabilities\u2019. Pengumpulan data dilakukan<br>di tiga lokasi yaitu Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Kabupaten Pohuwato. Fokus<br>penelitian ini adalah menginvestigasi faktor-faktor yang berkontribusi terhdap rendahnya akses<br>pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas meskipun sudah ada peraturan pemerintah tentang<br>pendidikan inklusif. Penelitian ini juga melihat peran teknologi penunjang dalam meningkatkan<br>kualitas pendidikan inklusif. Temuan penelitian ini akan digunakan untuk mendukung<br>implementasi kebijakan dan memperkuat kapasitas tenaga pendidik untuk menerapkan praktik<br>pembelajaran yang lebih inklusif di semua tingkat sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>Kedutaan Besar Inggris Jakarta dan AIDRAN telah menyelenggarakan sebuah acara pada<br>tanggal 5 Maret 2024 di Auditorium Hotel Damhil, Gorontalo untuk meluncurkan temuan<br>penelitian, termasuk hambatan-hambatan terhadap pendidikan inklusif di Indonesia Timur yang<br>berhasil diidentifikasi, khususnya di Provinsi Gorontalo. Diskusi juga dilakukan dengan tujuan<br>untuk meningkatkan kesadaran akan hak penyandang disabilitas terhadap akses pendidikan.<br>Acara telah dilaksanakan secara hybrid dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube AIDRAN<br>(<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@aidran_\" rel=\"nofollow\">https:\/\/www.youtube.com\/@aidran_<\/a>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Akses digital dan teknologi dapat memainkan peran penting dalam membantu menjadikan<br>pendidikan lebih inklusif. Saya berharap hasil penelitian AIDRAN kini dapat diterapkan di seluruh<br>sekolah di Indonesia Timur sehingga akses pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas dapat<br>terus ditingkatkan. Pemerintah Inggris berkomitmen untuk memperjuangkan keseteraan dan seiring perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Inggris dan Indonesia tahun ini, saya<br>berharap dapat memberikan dukungan lebih lanjut untuk titik temu antara akses digital dan<br>pendidikan di Indonesia sehingga bersama-sama kita dapat memastikan tidak ada satu pun yang<br>tertinggal, sehingga memberikan manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat. Bersama kita<br>Bisa!\u201d<br><\/p>\n<cite>Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey.<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cProvinsi Gorontalo sangat menyadari pentingnya memberikan dukungan maksimal kepada<br>siswa penyandang disabilitas agar mereka dapat mengakses pendidikan dengan baik dan<br>mencapai potensi maksimal mereka. Kami mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam<br>membangun masyarakat yang adil dan inklusif. Untuk itu, kami menyambut baik insiatif Kedutaan<br>Besar Inggris Jakarta melalui mitra lokal AIDRAN dalam mendorong pendidikan inklusif yang<br>lebih berkualitas\u201d.<\/p>\n<cite><br><em>Pejabat Gubernur Provinsi Gorontalo, Ismail Pakaya<\/em><\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cProyek penelitian Move It 2023 kami berfokus pada penggunaan teknologi digital untuk<br>meningkatkan kualitas pendidikan inklusif. Tujuan utama dari acara peluncuran hasil penelitian di<br>Gorontalo ini adalah untuk mengomunikasikan temuan penelitian, wawasan, dan rekomendasi<br>kami secara efektif kepada pemangku kepentingan dan pengambil keputusan di wilayah tersebut.<br>Kami berharap temuan peneltian ini dapat membawa perubahan positif, khususnya dalam hal<br>regulasi dan komitmen kebijakan, sehingga kapasitas pendidik dalam menerapkan praktik<br>pembelajaran yang lebih inklusif di sekolah dapat diperkuat\u201d.<br><\/p>\n<cite>Koordinator Program Nasional AIDRAN (Advokasi Inklusi Disabilitas dan Riset Aksi<br>Network), Rahmatul Furqan<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPendidikan inklusif merupakan sebuah keharusan bagi UNG. Oleh karena itu, kami terus<br>meningkatkan penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas, dan kami sangat mengapresiasi<br>dukungan pemerintah Inggris melalui insiatif Move it 2023, yang memungkinkan kami untuk<br>berkolaborasi lebih aktif dan mendukung upaya kami dalam mencapai pendidikan inklusif. Begitu<br>pula dengan kuota mahasiswa baru bagi penyandang disabilitas. Hal ini kami lakukan sebagai<br>perwujudan UUD 1945 tentang pemenuhan hak warga negara untuk memperoleh pendidikan<br>yang layak, termasuk bagi penyandang disabilitas\u201d.<br><\/p>\n<cite>Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan untuk to Redaksi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Peluncuran penelitian telah dihadiri oleh tim Digital Access Programme (DAP) dari<br>Kedutaan Besar Inggris Jakarta, tim AIDRAN, perwakilan dari Kementrian Republik<br>Indonesia, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, praktisi pendidikan dan<br>akademisi.<\/li>\n\n\n\n<li>Dokumentasi foto kegiatan dapat diakses pada Google Drive pada link berikut ini<br>(<a href=\"http:\/\/tinyurl.com\/moveitgorontalo2023\" rel=\"nofollow\">http:\/\/tinyurl.com\/moveitgorontalo2023<\/a> )<\/li>\n\n\n\n<li>DAP adalah inisiatif pemerintah Inggris yang bertujuan untuk mendorong akses digita yang inklusif, terjangkau, aman dan terjamin bagi kelompok marjinal atau kurang terlayani di Indonesia. Inisiatif ini mempromiskan peningkatan inklusi digital sebagai dasar untuk mengembangkan eksositem digital yang memantik inovasi untuk memenuhi tantangan pembangunan lokal dan menciptakan lapangan kerja lokal yang terampil.<\/li>\n\n\n\n<li>AIDRAN adalah organisasi yang mempertemukan para aktivis, peneliti, dan praktisi<br>disabilitas di Indonesia. AIDRAN bertujuan untuk mendorong inklusi disabilitas dan inklusi<br>sosial yang lebih luas melalui penelitian interdisipliner mengenai inklusi disabilitas untuk<br>memberikan landasan ilmiah bagi perumusan kebijakan inklusi disabilitas di Indonesia.<br>AIDRAN mengadvokasi peran sentral penyandang disabilitas dalam meneliti isu-isu yang<br>mempengaruhi kehidupan mereka, terlibat dalam dialog kebijakan, dan mengadvokasi<br>perubahan sosial. Salah satu kegiatan utama AIDRAN adalah memfasilitasi pertukaran<br>pengetahuan yang berkelanjutan diantara para peneliti, organisasi, praktisi dan aktor<br>pemerintah mengenai isu-isu inklusi disabilitas. AIDRAN telah menjalin hubungan dengan<br>lembaga pemerintah dan non-pemerintah di Gorontalo.<\/li>\n\n\n\n<li>Proyek penelitian Move It 202 dimulai pada Juli 2023 dan melibatkan enam peneliti lokal,<br>beberapa diantaranya merupakan penyandang disabilitas. Tim peneliti melakukan<br>pengumpulan data lapangan di tiga wilayah termasuk Kota Gorontalo, Kabupaten<br>Gorontalo Utara, dan Kabupaten Pohuwato. Fokusnya adalah mengidentifikasi hambatan<br>spesifik yang dihadapi siswa penyandang disabilitas di Provinsi Gorontalo. Tujuannya<br>adalah untuk mengoptimalkan teknologi digital untuk mengatasi rendahnya akses<br>pendidikan bagi penyandang disabilitas di Indonesia, khususnya di wilayah timur seperti<br>Provinsi Gorontalo<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group alignfull is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\" style=\"padding-top:var(--wp--preset--spacing--60);padding-right:var(--wp--preset--spacing--60);padding-bottom:var(--wp--preset--spacing--60);padding-left:var(--wp--preset--spacing--60)\">\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\">Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:<br>Media and Communication Team British Embassy Jakarta:<br>Jl. Patra Kuningan Raya L5 6 6 4, RT.6\/RW.4, Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota<br>Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\">Advokasi Inklusi Disabilitas dan Riset Aksi Network (AIDRAN)<br>Graha Mampang Lantai 3 3 Suite 305, Jl. Mampang Prapatan Raya<br>082157964695 (Furqan)<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:40px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\" style=\"font-size:clamp(14px, 0.875rem + ((1vw - 3.2px) * 0.156), 16px);\">A WordPress.com site<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kedutaan Besar Inggris Jakarta, melalui Program Akses Digital Indonesia-Inggris danberkolaborasi dengan mitra lokal AIDRAN (Yayasan Advokasi Inklusi Disabilitas dan Riset AksiNetwork), telah menyelesaikan sebuah proyek penelitian tentang peran inklusi digital dalammendukung peningkatan akses pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas. Pemerintah Inggris mengeluarkan Rp 1,3 miliar (\u00a366,164) untuk mendanai proyek penelitianberdurasi delapan bulan bertajuk \u2018Move It 2023: [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":140744774,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_coblocks_attr":"","_coblocks_dimensions":"","_coblocks_responsive_height":"","_coblocks_accordion_ie_support":"","advanced_seo_description":"","jetpack_seo_html_title":"","jetpack_seo_noindex":false,"jetpack_seo_schema_type":"","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_wpcom_ai_launchpad_first_post":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[103],"tags":[721918544,35422847,721918543,721918545],"class_list":["post-5965","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news","tag-digital-access-program","tag-disabilitas","tag-moveit-2023","tag-pendidikan-inklusif"],"blocksy_meta":[],"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pa192v-1yd","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/140744774"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5965"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5973,"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5965\/revisions\/5973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aidran.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}