Dokumen WHO: Menerapkan Inklusi Disabilitas Selama Penanganan Wabah COVID-19

Pada Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mendeklarasikan sebuah wabah penyakit yaitu coronavirus, atau COVID- 19, sebagai pandemi, dikarenakan kecepatan dan skala transmisi dari virus ini ke seluruh dunia.

WHO dan otoritas kesehatan masyarakat di seluruh dunia mengambil tindakan untuk mengatasi wabah ini. Kelompok populasi tertentu, seperti difabel atau disebut Penyandang Disabilitas dalam regulasi, dapat terkena dampak lebih signifikan oleh COVID-19. Dampak ini dapat dikurangi jika tindakan sederhana dan perlindungan diambil oleh semua pemangku kepentingan.

Download dokumen tersebut dengan mengeklik tautan ini!

Sumber asli dokumen tersebut dapat dilihat di website WHO pada tautan ini.


Dokumen ini diterbitkan oleh WHO dalam edisi berbahasa Inggris, untuk memastikan warga difabel mendapatkan perhatian selama masa di mana semua pihak sedang memerangi Pandemi Penyakit akibat Virus Corona atau Covid19. Dokumen ini kemudian diterjemahkan oleh Juliana Ham, dari HEC (Hasanuddin English Club) yang merupakan mitra Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) dan kemudian diperiksa bersama oleh sejumlah aktivis disabilitas, diantaranya Tulix, Nuning, Ishak dan Joni.

Articles, COVID-19

Written by Mahalli

Beraktivitas di Pusat Studi Pesantren dan Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: